facebook twitter youtube linkedin googlemap googletranslate journal

Minggu, 17 Maret 2013

Perpustakaan untuk Rakyat (11 Maret 2013)


narasumber :
Bapak Blasius Sudarsono, MLIS
Ibu Afia Rosdiana, M.Pd
Ratih Rahmawati

Kuliah umum membahas tentang Perpustakaan Untuk Rakyat dan mengulas buku yang berjudul "Perpustakaan untuk rakyat" yang ditulis oleh Bapak Blasius Sudarsono yang berkolaborasi dengan "anak"nya yaitu mbak Ratih Rahmawati.
Dalam dunia perpustakaan terkadang banyaknya masyarakat yang belum paham tentang atau bagai bagaimana pekerjaan atau SDM di perpustakaan itu sendiri, banyak masyarakat kalangan tinggi menyalah artikan bahwa perpustakaan adalah sebagai buangan orang-orang yang belum terlalu mengerti atau lalai dalam pekerjaan yang telah di tugaskan kepadanya, mungkin mereka mempresepsikan perpustakaan tempat bertobat bagi kalangan pejabat yang jabatannya di turunkan ke bagian perpustakaan. Ada yang menganggap bahwa perpustakaan hanya belajar atau bekerja tentang mengolah saja. Kita harus merubah paradigma tentang perpustakaan bukan bagaimana cara mengolah buku saja akan tetapi bagaimana mengembangkan informasi yang telah didapatkan perpustakaan dan memberikan atau membagikan informasi tersebut kepada masyarakat pengguna yang membutuhkan informasi tersebut sehingga informasi yang di dapat bermanfaat.
Perpustakaan sangatlah penting bagi masyarakat atau rakyat yang tujuannya untuk memberikan informasi yang berupa pengetahuan kepada rakyat sesuai dengan kebutuhannya. Perpustakaan juga sangat berperan penting bagi rakyat dengan mengajarkan masyarakat yang buta aksara atau tidak mengerti sama sekali tentang baca tulis, dan dengan adanya perpustakaan dan dengan bantuan pustakawan dapat membantu masyarakat tersebut mengenal baca dan tulis dan pustakawan dapat mengajarkan pada anak-anak bagai mana membuat karya atau keterampilan.
Perpustakaan di ibaratkan atau di analogikan sebagi supermarket, melayani konsumen dengan baik dan membantu konsumen menemukan barang yang di butuhkannya, dan apabila stok barang sudah habis maka akan di perbarui sehingga banyak minat konsumen datang ke supermarket tersebut. Sama halnya dengan perpustakaan yang melayani pustakawan dalam mencari informasi yang di butuhkannya dan memberikan kepuasan bagi pemustaka. Dalam UUD 1995 yang salah satunya berisi tentang kesejahteraan bangsa dan kecerdasan bangsa, dakam mensejahterakan dan mencerdaskan bangsa itu sendiri maka kita seharusnya mencerdaskan hidup pribadi dan mensejahterakan pribadi terlebih dahulu.
Ada 4 pilar kepustakawanan yaitu :
·         Paggilan hidup
·         Semangat hidup
·         Karya pelayanan
·         Dilaksanakan dengan profesional
Dalam diri seorang pustakawan untuk melayani masyarakat harus tertanamkan sikap kemauan dan kemampuan, dan tanpa mencari dan belajar kemampuan tersebut tidak akan terwujud. Adapun silah kemampuan yang harus di miliki seorang pustakawan :
·         Pustakawan harus berfikir kritis
·         Pustakawan harus bisa membaca dunia
·         Harus bisa menulis dengan bentuk karya
·         Kemampuan interpreneur
·         Mempunyai etika yang baik
Ada pula pendekatan kepustakawanan terhadap masyarakat antara lain:
·         pendekatan system
·         fungsi ruang dan waktu
Pustakawan yang cerdas dan ideal dapat membentuk masyarakat yang cerdas pula, berbagi pengetahuan dengan masayrakat yang membutuhkan pengetahuan tersebut. Dengan begitu fungsi perpustakaan akan membantu perubahan masyarakat yang lebih baik, dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat, itu akan memudahkan pustakawan memberikan informasi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates