facebook twitter youtube linkedin googlemap googletranslate journal

Minggu, 21 April 2013

Cerita Sukses Pustakawan


Pada hari minggu tanggal 21 April aku mengunjungi Perpustakaan Daerah Bantul tujuannya untuk memenuhi tugas bu labibah mewawancari seorang pustakawan dan hasilnya aku bertemu dengan pustakawan yang bernama Bapak Muhammad Mufti. Beliau sudah bekerja menjadi pustakawan di perpustakaan bantul selama 4 tahun (lumayan lama yaa.. >.<). Beliau pendidikan akhir S1 dari Jurusan Ilmu Perpustakaan UGM. Keinginan beliau yang mendorong untuk menjadi pustakawan adalah dari pertimbangan saudara-saudara beliau dan masih banyak peluang kerjanya.  Suka duka beliau selama menjadi pustakawan, pertama dari sukanya adalah perpustakaan mempunyai program pelayanan perpustakaan keliling, dalam program itu beliau sangat suka bisa bekerja di luar perpustakaan bisa langsung memberikan informasi dari koleksi-koleksi yang ada dalam perpustakaan langsung kepada masyarakat, perpustakaan sudah mengunjungi 103 daerah di Yogyakarta. Kedua, bisa memberikan atau membagi ilmunya kepada pemustaka atau masyarakat yang membutuhkan sebuah informasi untuk dimanfaatkan. Ketiga, bisa membimbing  para siswa atau guru yang sedang praktek di perpustakaan.
Duka yang dirasakan beliau selama menjadi pustakawan adalah yang pertama dalam program dari perpustakaan keliling yang dimiliki perpustakaan daerah bantul apabila mengunjungi wilayah atau daerah yang berada di tempat yang susah terjangkau itu menyulitkan beliau untuk menjangkau tempat tersebut di kaeranakan jalan yang ditempuh rusak atau licin itu juga bisa membahayakan nyawa beliau sendiri, tapi itu mengecilkan semangat beliau untuk terus berjuang dan memang itu sudah menjadi tanggung jawab beliau untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kedua, dalam pelayanan peminjaman di perpustakaan kalau pemustaka tidak mengembalikan atau terlambat mengembalikan buku (itu memang duka para pustakawan pada umumnya yaa.. ^^). Dalam peminjaman pustakawan atau dari pihak perpustakaan tidak memberikan dendan bagi pemustaka yang terlambat mengembalikan, tetapi sebagai gantinya perpustakaan memberikan administrasi bagi pemustakanya, apabila dalam 2 hari pemustaka tidak mengembalikan buku yang di pinjam maka dalam 2 hari kedepan pemustaka tidak diperbolehkan meminjam buku.
Pengalaman yang sudah di dapat beliau selama menjadi pustakawan, beliau bisa mengenal banyak orang dari berbagai kalangan terutama dari kalangan siswa  dan guru, dari situlah beliau bangga menjadi pustakawan karena bisa membagi informasi yang telah di dapat dan ilmu yang di berikan bisa bermanfaat bagi semua orang. Kunci sukses beliau untuk menjadi seorang pustakawan, memberikan pelayanan yang ramah bagi pengunjung perpustakaan dan mengembangkan ilmu yang dimiliki semaksimal mungkin.
Ini niiiiih yang paling penting pesan yang diberikan oleh bapak Muhammad Mufti untuk mhasiswa yang merasa nyasar di Jurusan Ilmu Perpustakaan “Jangan pernah malu menjadi seorang pustakawan, jalanin pekerjaan dengan rasa ikhlas itu akan memeberikan kemudahan untuk menjalani hidup”. Jadi tetep semangat yaaa ... ^^



1 komentar:

FIQROTUN NADLIFAH mengatakan...

sip. . . .

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates